Analisis Pengamatan Lingkungan IPA

LAPORAN HASIL PENGAMATAN LINGKUNGAN
UJIAN PRAKTEK IPA
 

 

SMK Santo Petrus
Ketapang,14 Maret 2015
Anggota Kelompok Peneliti:
Ketua                                      :Tino
Sekretaris 1                             :Rio Linggo
Sekretaris 2                             :Maria Dolorosa
Anggota                                              :*Aryanto Tarsius
 *Emilia Hermawati
 *Ivan Indrian
Daftar Isi
Bab I
Pendahuluan…………………………………………………………………………..1
            Latar Belakang Lembaga………………………………………………………1.0
            Maksud dan Tujuan……………………………………………………………1.1
Profil Lembaga………………………………………………………………………..2
                                                                        Bab II
Pengamatan……………………………………………………………………………3
            Kualitas Udara…………………………………………………………………1.0
            Kebisingan dan Getaran………………………………………………………1.1
            Kualitas Tanah Lokasi Lembaga………………………………………………1.2
            Sistem Pembuangan Limbah (Cair,Padat dan Gas)…………………………..1.3
            Kualitas Air/Faktor Penyakit….………………………………………………1.4
            Penghijauan……………………………………………………………………1.5
            Tempat Pembuangan Sampah…………………………………………………1.6
Rekomendasi………………………………………………………………………….4
Bab III
Penutup……………………………………………………………………………….5
Daftar Pustaka………………………………………………………………………..6
Bab I
Pendahuluan
1.0.Latar Belakang
Pengamatan analisis lingkungan adalah salah satu hal  yang harus dilakukan agar kita dapat memahami bagaimana lingkungan sekitar kita, apakah lingkungan tersebut layak untuk dihuni dan kita dapat meminilmalisir akan adanya penyebab penyakit yang tumbuh dari lingkungan sekitar kita.
1.1. Maksud dan Tujuan
            Adapun Maksud dan Tujuan dari Penulisan Pengamatan Lingkungan Ini adalah:
1. Memberitahukan pentingnya lingkungan yang bersih
2. Sebagai Tugas Ujian Praktek IPA
3. Sebagai evaluasi Dalam ruang lingkup Lembaga yang di analisis
4. Mengetahui standar yang ditetapkan oleh Lembaga
Profil Lembaga
Nama Lembaga                       :Rumah Sakit Fatima
Nama Pimpinan Lembaga       :dr.Margaretha Indah W,MPH
Jumlah Staf/Pegawai               :257 (Karyawan Tetap)
Alamat Lembaga                     :Jln.Jend.Sudirman No.27
No Telpon                               :0534 32814
Alamat Email                          :[email protected]
Bab II
Pengamatan
1.0. Kualitas Udara
            Dengan adanya pengolahan limbah cair, penanaman Bunga dan taman dapat meningkatkan kualitas udara. Tingkat kebersihan udara di dalam kompleks/Area Rs.Fatima sudah cukup baik namun ada beberapa tempat yang udaranya tertutup sehingga membuat udara di area tersbut menjadi pengap.
*Indikator yang dapat meningkatkan kualitas udara
1. Taman
2. Tanaman Bunga
                *Indikator penyebab rusaknya kualitas udara
1. Penggunaan Generator saat penyedia listrik tidak beroprasi
2. Bau Obat yang menyengat
1.1. Kebisingan dan Getaran
Tingkat kebisingan dan getaran di area Rs.Fatima banyak disebabkan Oleh Generator Listrik yang di aktifkan pada saat Penyedia listrik tidak beroprasi dan ada juga faktor kebisingan dari luar salah satunya adalah suara kendaraan dari jalan utama namun tidak terlalu mengganggu pengguna fasilitas Rumah Sakit. Adapun juga suara kipas yang ada di AC (air Conditioner) adalah salah satu penyebab kebisingan namun tingkat kebisingannya tidak melebihi 80 Db(Desibel) Pengukuran menggunakan aplikasi decibel meter di android.
                *Indikator Kebisingan dan Getaran
1. Penggunaan Generator
2. Penggunaan AC
3. Suara Kendaraan
1.2. Kualitas Tanah Lokasi Lembaga
                Lokasi Lembaga yang kami teliti memiliki tanah yang cukup subur karena memiliki struktur tanah yang baik dengan perawatan yang dilakukan oleh pihak lembaga. Dengan Pengolahan limbah cair menjadi salah satu faktor suburnya tanah yang berada di area Rs.Fatima.
1.3. Sistem pembuangan limbah
System pembuangan limbah yang dimiliki oleh Rumah Sakit sudah cukup baik karena mereka sudah mendapat sertifikat dalam pengelolaan limbah. Dengan adanya sertifikat ini kita sudah dapat menebak bagaimana pengelolaan yang dimiliki oleh pihak lembaga. Salah satu conton yang akan kami berikan adalah system pengelolaan limbah cair yang ada di rumah sakit.
Pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit memiliki tempat penampungan yang disediakan di area halaman belakang, disinilah limbah cair yang dihasilkan oleh rumah sakit dikelola melalui tabung inlet dan menuju tabung sedimentasi lalu di alirkan ke penampun-penampung yang lain untuk di endapkan. Itu adalah gambaran kecil system pengelolaan limbah cair yang ada di area Rumah Sakit.
1.4. Kualitas Air/ Faktor Penyakit
                Kualitas air yang dimiliki oleh Rumah Sakit Fatima cukup bersih karena pihak rumah sakit memiliki alat untuk memproses air yang di ambil dari sumur maupun air yang berasal dari air hujan. Dengan adanya pemrosesan ini akan dapat meminimalisir tingkat keburukan air yang akan digunakan.
Disini Kami akan menggambarkan sedikit gambarang singkat pemrosesan air yang ada di Rumah Sakit Fatima. Air yang di ambil dari sumur gali maupun sumur bor ditampung dalam sebuah tempat penambupangan namun sebelum ditampung air tersebut disaring oleh karbon aktif. Setelah masuk dalam tangki penampungan, air lalu dipompa lagi ke filter dan setelah melalui filter itu maka air akan masuk dalam penampungan yang berada di bagian atas agar air dapat mengalir ke berbagai area yang sudah terinstal pengairan, Namun Air ini belum siap untuk dikonsumsi oleh manusia maka dari itu masih memerlukan tahapan selanjutnya untuk bisa dikonsumsi. Dalam tahap inilah air yang sebelumnya di proses lebih detail, air yang berasal dari penampungan (Storage) inilah yang akan di proses. Air  yang sudah siap di proses akan dilakukan pertukaran partikel dan disinilah system pembunuhan kuman-kuman yang ada di dalam air terjadi setelah kuman-kuman dibunuh maka air yang sudah siap untuk dikonsumsi ditampung dalam tanki yang berbahan Steanless. Pertanyaannya mengapa tangki berbahan steanless? Karena tangki berbahan steanless tidak berkarat sehingga tidak mempengaruhi partikel-partikel yang ada di dalam air, Jika kita menggunakan tangki yang berbahan besi itu akan membahayakan tubuh kita karena besi mudah berkarat dan partikel-partikel air akan rusak sehingga mempengaruhi air dan siapa saja yang mengkonsumsinya.
1.5. Penghijauan
                Penghijauan di area Rumah Sakit Fatima sangat diberdayakan salah satu yang bisa kita jadikan sebagai contoh adalah taman di area depan Rumah Sakit yang tumbuh dengan subur. Adapun indikatornya adalah perawatan yang dilakukan oleh penjaga taman namun tidak lepas juga dari tanah itu sendiri  yang dari dasarnya sudah memiliki struktur yang baik sehingga akan lebih mudah untuk mejaganya dan merawatnya.
1.6. Tempat Pembuangan Sampah
                Sebuah Rumah Sakit kita semua tahu fungsinya, jika Rumah Sakit itu kotor akan menyebabkan ketidak nyamanan dan juga akan menjadi sarang penyakit sehingga akan menyebabkan kuman dapat berkembang biak lebih banyak dan akan menyebabkan penggunanya bertambah sakit seperti namanya.
Di area Rumah Sakit Fatima memilliki banya tempat sampah dimana kita dapat dengan mudah untuk membuang sampah, dengan adanya banyak tempat sampah seperti ini kita dimudahkan dan dapat mengurangi bau yang tidak sedap.
Rekomendasi (Saran-Saran)
1. Pada Area yang Tertutup berilah fan untuk membantu sirkulasi udara
Bab III
Penutup
Dengan adanya Penelitian sederhana ini kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan bantuan baik itu bantuan moril maupun informasi terutama kepada Pak Herry yang sudah mau memberikan kami beberapa gambaran mengenai data-data rumah sakit dan juga kepada teman-teman yang sudah memberikan dukungan kepada kami. Tidak lupa juga kami dari seluruh anggota kelompok beryukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah mau menyertai kami dalam pengerjaan tugas ini.
Daftar Pustaka
Pak Herry,Rumah Sakit Fatima. Jln.Jendral Sudirman No.27 Ketapang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.