Bahasa Indonesia Kisah Pencuri Ayam

Kisah Pencuri Ayam
Disebuah desa diceritakan kehidupan anak muda yang tidak begitu baik, dengan hidup yang mereka jalani mereka terjerumus dalam pergaulan yang tidak sehat. Di desa tersebut tinggallah seorang pengusaha yang cukup sukses di bidang peternak ayam, yaitu Ir.Randy Lasdila.
Di desa tersebut hidup juga tiga orang anak muda yang kehidupannya tidak jelas kemana arahnya. Salah satunya ialah Tomy yang memiliki profesi yang sangat langka, Profesinya itu membuatnya bangga.
Pada Suatu malam Tomy mulai melakukan sebuah aksinya Setelah melakukan aksinya, Tomy pergi menuju rekannya:
Tomy: Hi Tino…
Tino: Ia ada apa Tom?
Tomy: Malam ini Kita makan besar….
Tino: Memangnya ada apa tom? (Tino Bertanya dalam hati apa yang sebenarnya dimaksud Tomy)
Tomy: Saya Punya Tiga ekor ayam yang telah kudapat dari seseorang. Bisakah Kamu memasaknya untuk kita?
Tino: (Dengan Bersemangat Tino Menjawab) Tentu kawan…
Setelah Tino menjawab demikian Tomy Berpikir apakah dengan mereka berdua akan bisa menghabiskan tiga ekor ayam yang didapatnya. Seteleh beberapa lama kemudian Tomy memutuskan untuk menghubungi temannya yaitu Mahadi:
Percakapan mereka di Telepon:
Tomy: Hey Mahadi apa yang kamu lakukan?
Mahadi: saya sedang Bingung,!!!
Tomy: Kenapa Kamu Bingung?
Mahadi: Sekarang saya sedang Kena KANGKER….!!!
Tomy: (Tomy terkejut mendengar perkataan Mahadi) Sudah Stadium Berapa?
Mahadi: Sudah Stadium tingkat lanjut, Malam ini Saya tidak bisa makan karena Terkena KANGKER sejak Kemarin.
Tomy: Kita Harus Pergi berobat kawan..
Mahadi: Bukan Kangker Itu yang kumaksud kawan…
Tomy: (Dengan Heran) Lalu Apa?
Mahadi: KANTONG KERING…
Tomy: Kau membuatku hampir terkena serangan jantung saja kawan.. Kalau itu masalahnya Mari datanglah kerumahku.
Mahadi: Apa yang akan kita lakukan di rumahmu?(Heran)
Tomy: Datanglah saja!!! (Meyakinkan)
Mahadi: Baiklah kalau begitu.
Setelah itu mahadi langsung menuju rumah Tomy. Tapi ternyata mahadi tidak sendirian saat di jalan dia bertemu dengan teman lama yang saat ini sudah sukses Yaitu Randi. Saat Berpapasan:
Mahadi: Hey Randi…
Randy: Siapa kamu? (angkuh)
Mahadi: kau sudah lupa padaku? (merendah)
Randy: Aku mencoba mengingatmu…….!!! Ohhh Kamu Mahadi.
Mahadi: Sudah sangat lama kita tidak berjumpa kawan.
Randy: Maaf aku tak dapat mengingatmu, mungkin aku sudah terlalu tua untuk itu. ( Sambil Tertawa) hahahaha…
Mahadi: Hey Randy maukah kamu ikut berjalan denganku!!
Randy: Kemana kau akan membawaku? (Bingung)
Mahadi: Ikut saja aku ingin mengenalkan temanku!
Randy: Oh baiklah, Mari….!!!
Setelah sampai rumah Tomy:
Tomy: Hey mahadi cepat sekali kamu!!
Mahadi: Ah biasa saja. Oh iya perkenalkan ini Sahabatku Randy dia teman semasa SD’ku Dulu.
Tomy: Hai, Tomy.
Randy: Randy.
Mahadi: Ada apa kau mengundangku?
Tomy: Tadi aku baru mendapat rezeki.!
Mahadi: (Bingung) Apa itu?
Tomy : Lihat disana seorang koki sedang menghidangkan makanan untuk kita. Randy maukah kamu bergabung dengan kami?
Randy: Tentu saja, Baunya saja sudah menggoda seleraku.
Tomy: Hey Tino( Memanggil)
Tino: Ada Apa bray?
Tomy: Sudah selesai belum?
Tino: Sudah! Mari Bergabung!!
Selepas itu merekapu duduk bersama lalu mereka makan. Setelah selesai makan merekapun berbincang:
Randy: Gila…!!! Baru kali ini aku merasa memakan ayam yang begitu nikmat, Padahal aku tidak pernah berpikir ayam akan senikmat ini. Aku sudah menjual ayam selama 6 Tahun.
Tomy: Siapa Dulu yang menjadi Kokinya?
Tino: (Tersenyum sambil tertawa) Hehehehehehehe…….!!!
Tomy: Mahadi,Apa masalahmu teratasi?
Mahadi: Terima Kasih kawan.!!! (Sambil Bertanya Dalam Hati Mahadi Bertanya) Tom dari mana kau mendapatkan ini semua?
Tomy: Hehee……!!! 12 Kilometer Dari sini ada Sebuah peternakan Ayam Aku mendapatkannya disana!!!
Mahadi: (Semakin Bingung) Bagaimana Caranya?
Tomy: Aku mengambilnya Dan tanpa membayar sepeserpun!!!
Randy: 12 Kilometer dari sini?
Tomy: Iya. Ada Apa?
Randy: Apakah Lambang Penjualannya! Ayam yang sedang Mengeram?
Tomy: Betul, Bagaimana Kamu Tahu?
Randy: Sial……!!! (Marah) Ternyata Kamu mencuri ayam-ayamku. Mari Ikut aku, Aku akan membawamu ke kantor polisi….!!!
Tomy: Jika kamu membawaku kamu juga harus ikut aku.
Randy: Kenapa Begitu?
Tomy: Kamu Juga kan menikmatinya!!! ( Sambil Tertawa) HAHAHAHAHA
Randy: siallllllll…….!!!
Mahadi: Sudahlah Randy Dengan tiga ekor ayam kamu tidak akan rugi….!!! (Membujuk)
Tino: Kamu Kan Sudah Merasakan Betapa Nikmatya ayam Sudahlah Anggap saja ini Hadiah..
Randy: Ya Sudahlah,,…… (Sambil Menimbang-Nimbang)
Mereka Sejak Saat itu menjadi teman yang akrab dan Tomy sejak saat itu tidak pernah mencuri lagi karena pada setiap bulan Randy datang sekaligus membawa 2 ekor ayam.
SEKIAN

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.