Peningkatan Asuransi Jiwa Setiap Tahun Sejak 2005

Blog Tino – Berbicara mengenai perkembangan Industri Asuransi jiwa di Indonesia memang tak bisa terlepas begitu saja dari peran pemerintah dalam mendukung industri asuransi, serta menjaga stabilitas finansial di dalam negeri dari kemerosotan harga nilai rupiah terhadap mata uang dollar, selain itu juga perkembangan industri asuransi jiwa memang tak bisa lepas dari sejarah perkembangan industri ini pasca penjajahan belanda, menurut catatan badan asuransi pemerintah, perkembangan industri asuransi di indonesia bergerak secara signfikan sejak pemerintah kolonial belanda memulai inspeksi besar-besaran untuk membuka suatu wadah yang berfungsi melindungi finansial mereka di negara asalnya, dengan kata lain pemerintah belanda membuka industri asuransi di indonesia untuk menjaga sewaktu-waktu negara mereka (holland) mengalami kebangkutan karena besarnya biaya perang yang harus mereka pikul pada perang dunia ke 1 dan 2.

Sedangkan perkembangan industri asuransi di zaman modern di Indonesia dimulai sejak tahun 1980, dengan mulai berdirinya perusahaan asuransi Allianz, Axa mandiri dan juga AIA financial yang menjadi pelopor berdirinya perusahaan asuransi di indonesia, mereka hadir dengan menawarkan berbagai macam produk asuransi jiwa yang memiliki fungsi untuk melindungi dan juga menjaga mereka dari berbagai resiko yang tidak diharapkan, baik itu karena kecelakaan, cacat seumur hidup ataupun kematian, dengan adanya polis asuransi ini, masyarakat tak perlu khawatir sebab mereka akan mendapatkan premi atau ganti rugi yang sesuai dari perusahaan asuransi jika sang pemegang polis (polis holder) yang merupakan kepala keluarga mengalami kematian atau cacat seumur hidup, dengan adanya kebijakan asuransi jiwa ini maka tak heran jika masyarkat indonesia dan juga pemerintah sangat antusias dan mendukung industri asuransi agar berkembang di indonesia.
Berdasarkan laporan dari instansi – instansi pemerintahan hingga tahun 2005 lalu,  perkembangan industri asuransi merangkak tajam dan berhasil meraih dana investasi asuransi jiwa sebanyak Rp. 290,01 triliun rupiah atau naik 35% dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sedengakn pada industri asuransi swasta naik menjadi Rp. 40,01 trilun atau naik 20% sejak tahun 2005, hal ini tak jauh berbeda dengan klaim dan penerima manfaat yang terdapat di industri asuransi jiwa dan asuransi swasta tercatat sejak semester 1 dan semester 2 tahun 2005 lalu, aset asuransi umum naik 17 persen menjadi Rp 53,76 triliun, Sedangkan klaim bruto asuransi swasta naik secara signifikan dari 20% menjadi Rp 7,28 triliun. Diperkirakan dengan adanya pertumbuhan rata-rata sebanyak dua digit hingga tahun 2015, maka total aset industri asuransi jiwa di dalam negeri diperkirakan dapat mencapai hingga Rp.600 triliun rupiah.
Ketua Dewan Asuransi Indonesia Kornelius Simanjuntak menjelaskan bahwa industri asuransi di Indonesia berkembang sangat pesat sejak tahun 2005 lalu dan berkembang sangat pesat sejak 10 tahun terakhir, hal ini disebabkan industri asuransi di indonesia sangat transparan terhadap menjaga finansial mereka, tercatat sejak tahun 2005 lalu Pemegang polis di Indonesia terdapat lebih dari 70 juta polis, sedangkan pada industri asuransi syariah juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan di bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini tentu menjadi sinyal tersendiri bahwa masyarkat indonesia kian sadar akan pentingnya asuransi jiwa untuk kehidupan mereka.
Demikianlah penjelasan kami mengenai perkembangan industri asuransi di indonesia sejak tahun 2005, semoga dengan penjelasan kami diatas dapat menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, semoga bermanfaat

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.