Merencanakan Dana Pensiun Sejak Dini


            Siapapun pasti menginginkan masa tuanya dilimpahi kesejahteraan. Sayangnya tidak semua masyarakat Indonesia memikirkan dengan baik persiapan hari tua mereka. Banyak yang menunda karena menganggapnya bukan sesuatu yang mendesak. Akibatnya, tidak sedikit yang akhirnya kelimpungan saat masa pensiun sudah di depan mata. Atau saat kondisi buruk yang tidak diharapkan tiba-tiba menghampiri, di PHK misalnya.
            Usia ideal untuk mempersiapkan dan merencanakan dana pensiun ialah saat menginjak usia 20-an. Usia tersebut merupakan masa-masa produktif bekerja. Pendapatan dari pekerjaan yang digeluti seseorang juga sedang berada di tahap yang paling stabil. Kondisi ini sangat tepat untuk menyisihkan pendapatan sebanyak 15- 20 % untuk investasi masa depan. Semakin panjang rentang yang disiapkan seseorang untuk berinvestasi, maka akan semakin rendah jumlah yang harus disisihkan.
            Di satu sisi, banyak pegawai perusahaan yang terlalu bergantung pada perusahaan mengenai uang pensiuan yang akan mereka raih. Kondisi ini memicu terjadinya adanya salah perhitungan. Uang pensiun yang disediakan perusahaan biasanya hanya bisa digunakan tidak lebih dari kurun waktu 9 tahun. Sisanya mendadak panik karena ternyata uang pensiunan jauh dari yang diharapkan. Akibatnya, masih banyak masyarakat Indonesia dalam usia di atas 65 tahun yang sibuk bekerja demi mencukupi kebutuhan hidup mereka. Dengan menyiapkan masa pensiun sejak dini, asumsi pensiun akan diambil diusia 55 tahun, maka kesejahteraan masa tua akan sangat mudah diraih.
            Salah satu caranya ialah dengan mengelola pemasukan di usia 20-an dengan efektif. Terdapat dua tips yang bisa Anda pertimbangkan :
1.      Membagi pendapatan menjadi 4 bagian,
ü  Untuk kebutuhan primer sebesar 20-40 %
ü  Untuk kebutuhan sekunder dan tersier maksimal 20 %
ü  Segala macam bentuk cicilan sebesar 30 %
ü  Investasi termasuk simpanan dana pensiun sebesar 10-30 %
2.      Langsung menyisihkan 15-20 % dari pendapatan bulanan dan memasukkannya ke dalam 4 amplop.
ü  Amplop jaga-jaga yang meliputi uang tunai, tabungan, deposito, sampai asuransi.
ü  Amplop investasi dengan pertumbuhan sedang (5-15 % per tahun) yang meliputi reksadana, obligasi, dan dana-dana terkait indeks.
ü  Amplop investasi dengan pertumbungan pesat (15-25 % per tahun) yang meliputi reksadana, saham, sampai logam mulia.
ü  Amplop impian yang berisi semua impian Anda mulai dari barang mewah yang ingin Anda miliki sampai biaya perjalanan impian Anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.