Tips Memilih Produk KPR


            Ibarat pepatah, tak kenal maka tak sayang. Sudah bukan masanya lagi ketika Anda terjebak membeli kucing dalam karung. Ketika Anda memutuskan untuk mengambil produk KPR, Anda harus mulai berinisiatif mengenal lebih dalam lagi tentang produk KPR yang Anda ambil. Salah memilih produk KPR, sama halnya menyiksa diri sendiri selama kurun waktu perjanjian KPR masih berlangsung. Lebih parahnya, Anda bisa tertipu dengan lembaga KPR yang tidak profesional.

            Berikut beberapa langkah yang bisa Anda perhatikan sebelum membeli produk KPR idaman Anda:
1.      Memilih lembaga penyalur KPR yang tepat.
KPR merupakan salah satu dari transaksi finansial yang cukup rumit. Sudah seyogyanya Anda mencari tahu dengan teliti kepada lembaga penyalur KPR pilihan Anda. Ditambah, lembaga KPR sudah selayaknya seperti seorang sahabat yang akan menemani dan menolong Anda dalam kurun waktu yang cukup lama. Karena itu, beberapa tips berikut bisa Anda lakukan :
ü  Membuat daftar lembaga penyalur KPR dari segala penjuru. Anda harus mengetahui secara detail terkait penawaran masing-masing lembaga penyalur KPR dengan detail.
ü  Membuat perbandingan dengan mengunjungi list teratas dari daftar lembaga penyalur KPR pilihan Anda. Siapkan pertanyaan yang sesuai dengan keinginan, kebutuhan, sampai anggaran dana yang Anda miliki.
ü  Bangun rasa nyaman. Perhatikan baik-baik ketika lembaga penyalur KPR tersebut memberikan informasi. Jika bertele-tele dan terkesan tidak masuk akal, sebaiknya segera Anda hindari.
2.      Siapkan daftar pertanyaan dengan detail.
Berikut daftar pertanyaan yang bisa Anda tanyakan :
ü  Dana dan angsuran KPR.
ü  Cara membaca tabel angsuran dana KPR.
ü  Daftar harga rumah. Pilihlah yang paling mendekati anggaran dana Anda.
ü  Dokumen yang dibutuhkan. Jangan sampai masalah birokrasi dokumen ini menyulitkan Anda dalam bertransaksi.
ü  Lokasi produk KPR beserta pengembangnya.
3.      Perubahan suku bunga.
Lembaga penyalur umumnya menerapkan dua suka bunga. Suku bunga tetap dan suku bunga tidak tetap. Biasanya, suku bunga tetap akan berlaku dalam kurun waktu tertentu. Setelah masa itu lewat, suku bunga akan berubah menjadi tidak tetap. Perhatikan perubahannya suku bunga tidak tetap ini, jika bunga turun apakah Anda termasuk yang terkena imbasnya? Atau suku bunga yang turun hanya bisa dinikmati oleh orang-orang setelah Anda. Perhatikan dokumen perjanjian Anda dengan pihak lembaga penyalur.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.