Proses terbentuknya Harga keseimbangan(equillibrium Price)

Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan (Equillibrium Price)

Pasar merupakan tempat bertemunya antara penjual dan pembeli. Interaksi antara Pembeli dan penjual berbentuk penawaran dan permintaan saat transaksi jual beli. Perlu kamu ingat sebelum mempelajari harga keseimbangan dan elastisitas, bahwa permintaan akan bertambah ketika harga turun dan berkurang ketika harga naik, dan penawaran akan bertambah ketika harga naik, dan berkurang ketika harga turun. Ini berarti, orang-orang cenderung menyukai jika harga barang atau jasa murah padahal di sisi lain produsen/penjual lebih menyukai barang/jasa mereka terjual dengan harga tinggi. Nah, bagaimanakah titik temu antara keinginan konsumen dan prbdusen sehingga tercipta keseimbangan harga? Keseimbangan harga di pasar mencerminkan telah terjadi kesepakatan di antara dua pihak, yaitu penjual dan pembeli.

a.Pengertian Harga Keseimbangan

Pada dasarnya, proses terbentuknya harga terjadi ketika tercapainya tingkat keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Dapat dikatakan bahwa harga keseimbangan atau harga pasar (equilibrium price) adalah harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Apabila ditunjukkan dalam bentuk kurva, harga keseimbangan merupakan perpotongan antara kurva permintaan dan kurva penawaran.

Dalam harga keseimbangan berlaku hukum permintaan dan penawaran yang berbunyi bila jumlah permintaan lebih besar dari pada jumlah penawaran, harga akan naik, sedangkan jika jumlah penawaran lebih besar dari jumlah permintaan, harga akan turun. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel di bawah ini.


Dari tabel di atas dapat dibuat kurva seperti gambar di bawah.

Harga keseimbangan
Keterangan gambar sebagai berikut.

DD :Kurva permintaan
SS :Kurva penawaran
E : Harga keseimbangan

Berdasarkan tabel dan gambar kurva harga keseimbangan di atas, bisa diketahui bahwa harga keseimbangan terjadi pada saat harga (P) Rp5. 000, 00 sehingga jumlah permintaan dan penawaran menunjukkan posisi yang sama, yaitu 50 unit.

b.Perubahan Harga Keseimbangan.

Sesuai dengan istilahnya, dinamakan harga keseimbangan atau harga pasar sebab pada harga tersebut terjadi keseimbangan antara jumlah barang yang diminta (dibeli) dan jumlah barang yang ditawarkan (dijual). Maka, harga keseimbangan atau harga pasar merupakan suatu tingkat harga yang terjadi pada saat jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Namun, dalam kenyataan bahwa harga keseimbangan atau harga pasar mengalami perubahan, harga bisa naik dan harga bisa turun, sehingga jumlah barang juga mengalami perubahan, jumlah barang bisa bertambah dan bisa berkurang. Oleh karena itu, kurva keseimbangan pasar mengalami pergeseran atau perubahan.

Harga keseimbangan dapat mengalami pergeseran / perubahan yang disebabkan oleh pergeseran kurva permintaan dan kurva penawaran.

1) Pengeseran Kurva Permintaan
Harga keseimbangan di pasar akan mengalami perubahan karena adanya faktor-faktor yang memengaruhi permintaan. Pada keadaan ini, ceteris paribus tidak berlaku. Perubahan kurva permintaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut.

Pengeseran kurva permintaan ke kanan berarti adanya kenaikan jumlah barang yang diminta. Jika penawaran tidak berubah, akan mengakibatkan kenaikan harga dan kenaikan jumlah barang yang terjual /terbeli. Sebaliknya, pergeseran kurva penawaran ke kiri berarti terjadi penurunan permintaan, sehingga harga barang akan mengalami penurunan. Dari penjelasan di atas dapat digambarkan dalam kurva berikut.

 Harga keseimbangan

Keterangan gambar sebagai berikut.

DD :Kurva permintaan.
SS :Kurva penawaran.

D1D1: Kurva permintaan yang bergeser ke kanan, sehingga harga naik menjadi OP1
D2D2: Kurva permintaan yang bergeser ke kiri, sehingga harga turun menjadi OP2

Pada grafik pergeseran kurva permintaan tersebut terlihat, Harga keseimbangan pasar mula-mula terjadi di titik E pada saat harga barang P dan kuantitas keseimbangan Q. Namun, pada saat terjadi Peningkatan dan Penurunan Permintaan, kuantitas keseimbangan bergeser dari titik P ke P1 (harga dan knantitas ekuilibrium naik) dan P ke P2 (harga kuantitas keseimbangan turun).

2) Pergeseran Kurva Penawaran Perhatikan Gambar di bawah yang memperlihatkan pergeseran kurva penawaran.

Harga keseimbangan

Keterangan Gambar 4.sebagai berikut.
DD :Kurva permintaan
SS :Kurva penawaran .
S1S1: Kurva penawaran yang bergeserke kanan, sehingga harga naik menjadi OP1
S2S2:Kurva penawaran yang bergeser ke kiri, sehingga harga turun menjadi OP2

Dari Gambar di atas dapat dijelaskan bahwa pergeseram kurva penawaran ke kanan berarti terjadi kenaikan jumlah barang yang di tawarkan. Jika permintaan tetap, harga akan mengalami penurunan. Sebaliknya pergeseran kurva penawaran ke kiri berarti terjadi penurunan jumlah penawaran barang, harga akan mengalami kenaikan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.